JAKARTA — Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla masih menjadi perhatian Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di sejumlah daerah. Dalam laporan perkembangan bencana periode 7 hingga 8 September 2026, BNPB mencatat kebakaran lahan terjadi di Jawa Tengah, Aceh, Lampung, dan Jawa Timur.

Di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, kebakaran melanda lahan sekitar 2 hektare di Desa Kebumen, Kecamatan Kebumen. Kebakaran diduga dipicu pembakaran sampah yang diperparah angin kencang dan kondisi lahan kering.

Kebakaran juga terjadi di Gampong Kayee Adang, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Aceh Besar. Sekitar 1 hektare lahan terbakar. Penyebabnya masih diselidiki dan api berhasil dipadamkan petugas gabungan.

Di Kabupaten Mesuji, Lampung, kebakaran terjadi di Desa Fajar Indah, Kecamatan Panca Jaya, dan Desa Sidomulyo, Kecamatan Mesuji. Luas lahan yang terbakar mencapai 19,5 hektare. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Sementara di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, kebakaran menghanguskan sekitar 2 hektare lahan di Desa Jatiprahu, Kecamatan Karangan. Kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang dibuang di area lahan.

Selain karhutla, BNPB melaporkan banjir di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Banjir yang dipicu hujan deras dan jebolnya tanggul melanda tiga kecamatan, yakni Batang Sarangan, Padang Tualang, dan Tanjung Pura.

Sebanyak 1.110 kepala keluarga dan 1.110 rumah terdampak. Ketinggian air berkisar 20 hingga 120 sentimeter. Hingga laporan diterbitkan, warga masih bertahan di rumah masing-masing.

BPBD Kabupaten Langkat telah menyalurkan bantuan sembako, dua tenda keluarga dan dua perahu fiber. Petugas juga disiagakan di lokasi terdampak.

BNPB mengingatkan masyarakat agar tidak membakar lahan maupun sampah sembarangan dan tidak membuang puntung rokok di kawasan kering. Warga juga diminta segera melapor kepada BPBD atau pemadam kebakaran jika menemukan titik api.

Untuk wilayah rawan banjir, BNPB meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan lebat dan luapan sungai, mengamankan dokumen penting, serta mengikuti arahan petugas apabila evakuasi diperlukan.